Denpasar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali meminta karyawan yang bertugas di kantor, seperti bidang administrasi, untuk ikut siaga bencana 24 jam karena kekurangan personel.
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya di Denpasar, Selasa, mengatakan tugas tambahan itu diberikan mengingat instansinya kekurangan personel di tengah banyak terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.
“Jadi sampai sekarang kami belum mendapat tambahan pegawai, kami harus melakukan inovasi menyiasati itu, seperti tim administrasi juga kami libatkan di dalam siaga 24 jam,” kata dia.
Saat ini, BPBD Bali memiliki total 105 personel. Jika melihat kebutuhan, instansi itu membutuhkan tambahan sekitar 45 tenaga, belum lagi tahun ini sejumlah karyawan memasuki masa pensiun.
“Kalau SDM kalau dipakai patokan idealnya sesuai dengan analisis jabatan, sesuai dengan analisis beban kerja, sebenarnya kami di BPBD cukup kekurangan personel, tidak hanya di provinsi, di BPBD kabupaten/kota juga keterbatasan personel,” ujarnya.
Ia mengaku sudah mengajukan tambahan pegawai ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bali. Namun, belum ada kelanjutan penambahan personel.
Jika kekurangan 45 pegawai ini terisi, katanya, mereka akan ditempatkan di tim lapangan dan tim analisis untuk siaga bencana 24 jam, serta tim administrasi untuk kegiatan di luar kesiapsiagaan.
Ia mengakui saat ini membutuhkan tenaga ekstra mengingat Bali sedang dilanda cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga akhir Februari.
Setiap hari, BPBD menerima laporan dampak bencana sekurang-kurangnya lima pohon tumbang hingga paling parah tanah longsor yang menyulitkan akses masyarakat.
“Jadi kalau kejadiannya bencana menimpa enam kabupaten, apalagi bersamaan semua kabupaten, itu kami tidak bisa turun langsung ke semua titik karena kekurangan tenaga, kami mungkin bisa turun di beberapa titik prioritas,” kata Gede Teja.
Tenaga lainnya akan ditempatkan di ruang pengendalian sebagai penghubung komunikasi dengan daerah terdampak.
“Ini teman-teman di pusat komando juga bertugas 24 jam untuk seluruh area Bali, di manapun kekurangan sumber daya, meskipun kami tidak bisa langsung ke sana operator di sini akan kontak kebutuhannya untuk dikerahkan ke sana,” katanya.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026