Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan bantuan Rp45 juta ke korban selamat pada tragedi rumah ambruk yang menimpa satu keluarga dan memakan dua korban jiwa ibu dan balita di Kabupaten Tabanan.
“Gubernur Bali menugaskan BPBD Bali memberikan bantuan kepada korban rumah ambruk terseret banjir di Tabanan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.
Gede Teja di Denpasar, Jumat, menyampaikan bantuan Rp45 juta dari Pemprov Bali tersebut terdiri dari Rp15 juta untuk korban yang selamat yaitu sang ayah dan masing-masing Rp15 juta kepada ibu dan balita yang meninggal dunia.
“Korban dan keluarga menyampaikan terima kasih atas atensi Bapak Gubernur Bali, kebetulan besok jenazah istri dan anaknya akan dipulangkan ke Kupang, dan korban yang selamat juga akan pulang dari rumah sakit untuk ikut ke Kupang,” ujarnya.
Korban yang selamat pada kejadian rumah ambruk dan terseret arus itu sendiri bernama Semikristian Banafanu.
Selain kehilangan istri dan anaknya yang baru berusia 1,5 tahun, Semikristian juga harus ikhlas menjalani pengobatan karena luka berat, kedua kakinya patah dan menjalani operasi serius di RSUP Prof Ngoerah.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026