Jembrana, Bali (ANTARA) - Kepolisian Resor Jembrana, Bali melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban banjir di Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu.
"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi uji laboratorium sederhana untuk mengecek gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemberian terapi sesuai indikasi medis, serta konsultasi kesehatan kepada warga terdampak banjir," kata PS Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Jembrana Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Gusti Ngurah Adi Sadnyana Putra, Minggu.
Aiptu Gusti Ngurah Adi mengatakan bencana banjir berpotensi memicu berbagai penyakit, sehingga pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan utama korban banjir.
Dengan pemeriksaan awal, kata dia, warga yang sakit bisa segera diketahui dan mendapatkan pengobatan sebagaimana mestinya.
Dalam pemeriksaan kesehatan gratis yang dipusatkan di Posko Bencana Banjir, Banjar Pasar, Desa Pekutatan ini, dari 41 warga korban banjir yang datang, tercatat lima orang mengalami hipertensi, tujuh orang dispepsia dan satu orang asam urat.
Selanjutnya, lima orang mengalami myalgia, sembilan orang mengalami infeksi saluran pernafasan akut, tiga orang rheumatoid arthritis dan sebelas orang mendapatkan vitamin.
Kapolsek Pekutatan Komisaris Polisi (Kompol) I Putu Suarmadi mengatakan Polri tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir dalam kegiatan kemanusiaan, terutama saat masyarakat mengalami musibah.
Pewarta: Rolandus Nampu/Gembong IsmadiEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026