Jembrana, Bali (ANTARA) - Kepolisian Resor Jembrana, Bali bersama Sekaa Makepung (perkumpulan balap kerbau khas Jembrana) menyepakati Bhayangkara Cup diselenggarakan pada 28 Juni 2026.

"Kami sepakat menggelar makepung Bhayangkara Cup di Sirkuit All in One di Desa Pengambengan," kata Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kadek Citra Dewi Suparwati di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Jumat.

Dia mengatakan kesepakatan itu tercapai setelah dirinya bertemu dengan sekaa/kelompok makepung dari grup barat dan timur serangkaian program Jumat Curhat Polri.

Dalam pertemuan itu, kata dia, juga disepakati grup barat sebagai penanggungjawab penyelenggaraan, namun berlokasi di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara yang merupakan wilayah grup timur.

"Tradisi balap kerbau makepung hanya ada di Kabupaten Jembrana. Polri mendukung pelestarian tradisi masyarakat agraris ini melalui Bhayangkara Cup," katanya.

Kepada seluruh anggota sekaa makepung dia mengimbau untuk berkompetisi secara sportif, termasuk dengan tidak serta merta menyebarkan di media sosial jika muncul persoalan.

Agar tidak terjadi tumpang tindih, dia juga minta latihan masing-masing anggota sekaa dijadwalkan karena sirkuit yang terbatas.

Ketua Sekaa Makepung Grup Barat I Made Mara mengatakan, pihaknya sudah menyusun jadwal perlombaan balap kerbau tersebut di tahun 2026.

"Ada beberapa event besar termasuk Bhayangkara Cup. Dengan makin banyaknya event-event makepung, otomatis tradisi ini juga terjaga," katanya.

Makepung merupakan tradisi pacuan kerbau khas Kabupaten Jembrana, yang berawal dari luapan kegembiraan petani saat panen.

 



Pewarta: Gembong Ismadi/Rolandus Nampu
Editor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026