Badung (ANTARA) - Gubernur Bali Wayan Koster mengecek langsung suasana lalu lintas wisatawan pada periode Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) jalur Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Saya bersama pemangku kepentingan di Bandara I Gusti Ngurah Rai mengecek kesiapan pelayanan di Bandara Ngurah Rai ini dalam rangka menghadapi kedatangan wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik ke Provinsi Bali,” kata Koster, di Kabupaten Badung, Minggu.
Terhitung sejak Posko Nataru 15-26 Desember 2025 total penumpang di bandara 811.170 penumpang, masih di bawah jumlah penumpang periode yang sama tahun 2024.
Namun, dari data yang dikantongi Gubernur Koster jumlah kunjungan wisatawan mancanegara secara kumulatif hingga 26 Desember sebanyak 6,9 juta melampaui jumlah pada 2024 yang sebanyak 6,3 juta.
“Sudah meningkat 600 ribu, perkiraan kami tadi menghitung sampai tanggal 31 Desember, jadi 27-31 lima hari itu akan bertambah, karena kedatangannya itu rata-rata per hari antara 23 ribu-24 ribu hitungannya berarti akan ada penambahan lagi 120 ribu orang wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Jika ditotal, Koster memproyeksikan kunjungan wisman sepanjang 2025 menyentuh 7,05 juta atau naik 700 ribu kunjungan dari 2024.
Selanjutnya untuk domestik, tahun 2024 kunjungannya sebanyak 10,1 juta kunjungan, namun tahun 2025 diperkirakan menurun sebab hingga saat ini baru di angka 9,4 juta.
Selain memantau lalu lintas wisatawan keluar masuk Bali, Gubernur Koster juga memeriksa kesiapan maskapai penerbangan dimana Bandara I Gusti Ngurah Rai siap melayani 44 rute penerbangan internasional dan 23 domestik.
Mengingat Bali menjadikan wisatawan mancanegara pasar utama, Pemprov Bali juga ingin memastikan proses masuk wisman jalur bandara tidak rumit.
“Saya rapat dengan pemangku kepentingan bandara meminta untuk meningkatkan kualitas pelayanan, di imigrasi sudah sangat bagus, yang menggunakan paspor yang biasa itu lebih dari 2 menit tapi kalau yang paspor elektronik itu 2 menit sudah selesai cepat sekali,” kata dia pula.
“Kemudian yang bagasi dulu 1,5 jam sekarang bisa 47 menit sudah sekaligus urus imigrasi, kemudian tambah di bea cukai 10 menit jadi cuma 57 menit total,” ujar Koster.
Pemprov Bali memastikan berdasarkan pemantauan langsung dan rapat koordinasi hari ini menjamin kelancaran lalu lintas wisatawan pada periode Posko Nataru sekaligus memastikan keamanan wisatawan selama berlibur di Bali.
“Karantina juga sudah siap semua, saya sudah menggariskan arahan agar dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 ini penyelenggaraan layanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai ditingkatkan dengan menambah personel dan juga jam waktu layanan serta koordinasi dengan sebaik-baiknya,” katanya lagi.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026