Denpasar (ANTARA) -

BUMD PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menggenjot tingkat literasi dan inklusi keuangan para pelajar melalui program bank goes to school.

“Kami dukung literasi dan inklusi keuangan bekerja sama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD),” kata Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma di Denpasar, Bali, Selasa.

Dalam program itu pihaknya memberikan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan pribadi kepada generasi muda sejak dini untuk mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Sedangkan untuk memperluas akses dan penggunaan produk dan layanan keuangan lebih luas, bank pelat merah pemerintah daerah di Bali itu melaksanakan Program Satu Rekening Satu Pelajar atau Kejar.

Hingga saat ini sudah ada 393 sekolah dengan pembukaan sebanyak 3.836 rekening.

Sudharma menambahkan dalam setiap literasi keuangan kepada pelajar, pihaknya mengajak generasi muda itu untuk ikut mewaspadai terhadap informasi yang beredar melalui akun media sosial atau sumber informasi dan tidak mudah percaya dari sumber tidak jelas.

Pihaknya memiliki pusat layanan informasi melalui telepon dengan nomor 1500844.

Selain itu, generasi muda juga diajak untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, password hingga OTP.

Baca juga: Bank BPD Bali miliki aset tembus Rp40,41 triliun

Sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setoran awal yang disetorkan nasabah dalam simpanan pelajar itu adalah Rp5.000 dan setoran selanjutnya bisa dengan nominal minimal Rp1.000.

Adapun jumlah saldo maksimum setiap rekening pelajar adalah sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan kenaikan indeks literasi keuangan mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan 80,51 persen.

Hasil SNLIK 2025 itu meningkat dibanding SNLIK 2024 yang menunjukkan indeks literasi keuangan 65,43 persen dan indeks inklusi keuangan 75,02 persen.

 

Baca juga: Dalam 3 tahun, aset BPD Bali tumbuh di atas Rp30 triliun



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026