Jembrana, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, Bali, memberikan penghargaan kepada nelayan yang membantu menyelamatkan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya.
"Saya sampaikan terima kasih kepada bapak-bapak nelayan yang sudah berjibaku menyelamatkan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Tindakan bapak-bapak sungguh berani dan mulia," kata Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat memberikan penghargaan di Dusun Pabuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Selasa.
Dia mengatakan tindakan cepat dan berani dari nelayan tradisional telah menyelamatkan banyak nyawa penumpang kapal feri yang tenggelam dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana tersebut.
Ia menyebut penghargaan dari pemerintah tidak seberapa dibanding jasa dan risiko nelayan saat menyelamatkan penumpang yang terombang-ambing di lautan.
Baca juga: Nelayan pahlawan penyelamat penumpang KMP Tunu yang tenggelam
Kepada seluruh nelayan I Made Kembang Hartawan berpesan untuk terus mempertahankan jiwa kemanusiaan, khususnya saat melihat korban kecelakaan di laut.
"Saya salut tanpa disuruh nelayan langsung menyelamatkan korban musibah di laut. Jiwa itu saya minta dipertahankan, meskipun kita tidak berharap terjadi musibah di laut," katanya.
Selain nelayan, penghargaan juga diberikan kepada relawan yang telah bahu membahu mengevakuasi korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Saat mendengar musibah tenggelamnya kapal tersebut, dia mengatakan sedang berada di Jakarta namun langsung memerintahkan jajarannya untuk mendukung penuh upaya penyelamatan.
"Saya perintahkan sekda, BPBD, rumah sakit, dan camat, untuk bahu membahu memberikan dukungan penuh evakuasi penumpang KMP Tunu," katanya.
Baca juga: Polisi minta nelayan bantu cari dan selamatkan korban KMP Tunu
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana Putu Agus Artana Putra mengatakan data terakhir yang masuk ke pihaknya sebanyak 39 orang penumpang KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan. Dari jumlah tersebut 30 orang selamat, 9 meninggal dunia, dan 8 sudah diketahui identitasnya.
"Masih ada satu orang yang sedang proses identifikasi karena kondisi jenazahnya," kata Putu Agus Artana Putra.
Penghargaan berupa piagam, paket sembako, dan sejumlah uang tersebut diberikan kepada 12 nelayan dan 10 relawan yang membantu evakuasi penumpang KMP Tunu Pratama Jaya.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali Kamis (3/7) sekitar pukul 00.30 Wita yang berdasarkan manifes kapal ini membawa 53 penumpang, 12 ABK, dan 22 kendaraan berbagai jenis.
Pewarta: Gembong Ismadi/Rolandus NampuEditor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026