Banda Aceh (ANTARA) - Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh mengerahkan satu peleton personel Brigade Mobil (Brimob) guna menjaga dan mencegah potensi gangguan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Selasa, mengatakan saat ini situasi di Lapas Kutacane terkendali usai kaburnya puluhan narapidana pada Senin (10/3) menjelang waktu berbuka puasa.
"Kondisi Lapas Kutacane sudah terkendali. Polda Aceh juga telah mengerahkan satu peleton Brimob memperkuat pengamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Joko Krisdiyanto.
Baca juga: Kronologi 50 napi kabur dari Lapas Kutacane Aceh Tenggara saat bulan Ramadhan
Ia mengatakan dari 52 narapidana yang melarikan diri dari lapas tersebut, 16 orang di antaranya bisa ditangkap. Belasan narapidana tersebut kini diamankan di Polres Aceh Tenggara.
"Dari 52 narapidana yang kabur, sebanyak 16 orang sudah diamankan dan saat ini ditahan di Mapolres Aceh Tenggara. Sisanya 36 narapidana masih dalam pencarian," kata Joko Krisdiyanto.
Perwira menengah Polda Aceh itu menambahkan kepolisian terus mengejar narapidana yang belum kembali ke lapas tersebut. Polda Aceh mengimbau masyarakat melaporkan jika mengetahui keberadaan mereka.
"Kami mengajak masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan narapidana melarikan diri tersebut. Partisipasi aktif masyarakat diperlukan untuk memastikan keamanan bersama," katanya.
Ia juga mengimbau narapidana yang masih buron agar segera menyerahkan diri secara sukarela guna menghindari tindakan hukum yang lebih berat. Keluarganya juga diimbau membantu kepolisian mengantarkan kembali narapidana kabur dari lapas tersebut.
"Kami mengimbau para napi yang masih kabur segera menyerahkan diri demi menghindari konsekuensi hukum yang lebih serius. Partisipasi keluarga juga sangat dibutuhkan untuk mengantarkan kembali napi yang terlanjur kabur," kata Joko Krisdiyanto.
Baca juga: 39 napi masih dalam pelarian, Bupati Agara imbau warga tetap waspada
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025