Banda Aceh (ANTARA) - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo menyatakan bantuan alat berat dan mobil Ro bantuan Presiden RI telah tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe.

"Bantuan Presiden Republik Indonesia dalam rangka mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah Aceh," kata Pandam IM du Lhokseumawe, Rabu.

Ia menjelaskan bantuan presiden tersebut diangkut menggunakan Kapal ADRI LIII bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memberikan respon cepat dan nyata terhadap upaya penanggulangan bencana serta pemulihan wilayah terdampak di Provinsi Aceh. 

Ia mengatakan bantuan yang dikirimkan berupa alat berat dan kendaraan operasional yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan tanggap darurat, pemulihan infrastruktur, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Adapun bantuan yang tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh meliputi kendaraan pengolahan air bersih berupa mobil Reverse Osmosis sebanyak delapan unit, alat berat berupa tiga unit ekskavator standar, dua unit ekskavator long arm, serta tiga unit bulldozer.

"Seluruh bantuan tersebut dipersiapkan untuk mendukung percepatan evakuasi, pembersihan material pascabencana, pembukaan akses wilayah, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak," katanya.

Baca: TNI terobos akses KKA Bener Meriah dengan motor trail, bawa 10 ton bantuan

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Iskandar Muda meninjau secara langsung proses sandar kapal, bongkar muat, hingga pengecekan awal kondisi alat dan kendaraan bantuan. 

Peninjauan itu dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta seluruh bantuan dalam kondisi siap operasional sebelum didistribusikan ke daerah yang membutuhkan.

Pangdam IM juga menyampaikan bahwa bantuan Presiden Republik Indonesia ini memiliki nilai strategis dalam mempercepat penanganan bencana di Aceh.

 Ia menegaskan bahwa kehadiran alat berat dan kendaraan operasional akan sangat membantu satuan TNI bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di lapangan.

“Bantuan dari Bapak Presiden ini merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh. Alat berat dan kendaraan operasional ini akan segera dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pembukaan akses wilayah yang terisolir, hingga pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum,” kata Pangdam IM.

Kodam Iskandar Muda siap mendukung penuh proses pendistribusian dan pengoperasian seluruh bantuan tersebut secara terpadu dan terkoordinasi. 

"Kami juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta unsur masyarakat  agar pemanfaatan bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi warga terdampak," katanya.

Baca: TNI bangun jembatan gantung di Desa Lubuk Sidup Aceh Tamiang



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026