Banda Aceh (ANTARA) - Polri membangun hunian tetap untuk korban bencana banjir yang berlokasi di lahan perkebunan PTPN I Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah di Aceh Tamiang, Selasa, mengatakan pembangunan hunian tetap korban banjir tersebut merupakan komitmen Polri untuk hadir secara nyata dalam proses pemulihan pascabencana.
"Alhamdulillah, didampingi Bupati Aceh Tamiang beserta unsur Forkopimda, pihak PTPN, dan Ketua DPRK Aceh Tamiang, secara resmi pematangan lahan hunian tetap milik Polri yang akan diperuntukkan bagi masyarakat korban bencana banjir," katanya.
Kapolda menekankan langkah percepatan pembangunan hunian tetap perlu dilakukan meskipun sejumlah dokumen administratif masih dalam proses. Pembangunannya tetap mengedepankan kesiapan lahan dan perencanaan logistik secara terukur guna meminimalkan hambatan birokrasi.
"Polri hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak. Pembangunan hunian tetap ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, dan tepat sasaran," kata Marzuki Ali Basyah.
Jenderal bintang dua itu juga menyarankan pembangunan hunian tetap agar melibatkan tenaga kerja serta sumber daya lokal. Pelibatan tersebut tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat serta menekan potensi inflasi, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan sekitarnya.
Selain itu, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa sejumlah tantangan teknis turut dibahas, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti pasokan listrik dan air bersih.
Kapolres Aceh Tamiang, kata dia,. akan ditugaskan untuk mengoordinasikan pengelolaan kebutuhan tersebut, dengan dukungan dan kerja sama lintas sektor.
Di sisi lain, Kapolda Aceh menekankan kepada seluruh jajaran agar menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
"Saya tekankan kepada seluruh jajaran agar bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga proses pembangunan hunian tetap ini benar-benar memberi manfaat bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang," katanya.
Selain meresmikan pematangan lahan, Kapolda Aceh juga mengikuti doa bersama serta menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.
"Doa bersama dan santunan anak yatim ini menjadi wujud ikhtiar dan kepedulian Polri, sekaligus harapan agar seluruh tahapan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Aceh Tamiang dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Marzuki Ali Basyah.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026