Buleleng, Bali (ANTARA) - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyerahkan kunci 10 unit rumah hasil renovasi kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu.

"Program rehabilitasi RTLH ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan dunia usaha," kata Mayjen Piek Budyakto.

Jenderal bintang dua itu menambahkan inisiatif tersebut merupakan implementasi dari kebijakan nyata sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) bahwa TNI AD harus selalu hadir dan menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat.

Pangdam juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah bergotong royong sehingga pembangunan 10 unit rumah yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni (RTLH) itu rampung direnovasi tepat waktu menggunakan dana bantuan sebesar Rp500 juta.

Pangdam berpesan kepada para penerima manfaat agar merawat rumah tersebut yang merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kodam IX/Udayana, Pemerintah Provinsi Bali, dan PT Lion Group melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Sinergi itu, kata Pangdam, bertujuan untuk mempercepat peningkatan taraf hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat dan aman.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyambut baik inisiatif tersebut mengingat Kabupaten Buleleng masih memiliki tantangan besar karena masih ada 4.742 unit rumah yang masuk kategori tidak layak huni.

"Kolaborasi lintas sektor ini sangat strategis dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap program ini terus berlanjut," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Lion Group Daniel Putut Adi Kuncoro menyatakan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial berkelanjutan di Bali.

Ada pun pihaknya menyalurkan bantuan senilai Rp50 juta per unit rumah untuk mendukung program itu.

Di sisi lain, Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Infantri Widi Rahman menambahkan keberhasilan program itu menjadi tolok ukur pentingnya integrasi sumber daya dalam pembangunan daerah.

"Kegiatan ini bukan sekadar seremoni penyerahan kunci, melainkan bukti otentik kemanunggalan TNI dengan rakyat serta sektor swasta," kata Widi.

Sesuai arahan Pangdam, kata dia, personel Kodam IX/Udayana di lapangan, khususnya para Babinsa, akan terus memantau perkembangan kesejahteraan masyarakat binaannya.



Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026