Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk menegakkan keadilan atas insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas hingga tewas Affan Kurniawan, driver ojol saat pembubaran aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8) malam.

Presiden Prabowo menyampaikan hal itu langsung kepada orang tua Affan saat bertakziah ke rumah duka di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam, untuk menyampaikan bela sungkawa.

Selama sekitar 20 menit, Presiden menyampaikan duka cita mendalam secara langsung kepada keluarga Affan.

"Saya turut bela sungkawa. Baik-baik ya," ujar Prabowo kepada ayah almarhum Affan.

"Kita percaya sama Bapak," sahut ayah almarhum.

Baca juga: Komnas HAM kecam insiden kematian Affan, driver ojol tewas dilindas rantis

Prabowo juga mengutarakan belasungkawa kepada ibunda Affan dan mengucapkan dirinya menyayangkan peristiwa yang terjadi.

“Saya turut berbela sungkawa, saya juga sangat menyesali,” tutur Prabowo sembari menggenggam tangan ibunda almarhum.

Keluarga almarhum mengaku tak menyangka orang nomor 1 di RI tersebut bertakziah ke rumah mereka.

“Nggak nyangka Bapak bisa ke sini,” sahut ayah almarhum kemudian ke Prabowo.

Dengan haru Prabowo kemudian memeluk ibunda almarhum dan adik-adik almarhum.

Pihak keluarga juga menyampaikan kepada Prabowo harapan agar kasus ini dapat diusut tuntas.

“Ini sudah takdir, tapi keadilan, kita keluarga, mohon ditegakkan,” ujar pihak keluarga almarhum.

“Pasti. Pasti,” jawab Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Pemerintah jamin kehidupan keluarga Affan, driver ojol tewas terlindas rantis

Presiden tiba di rumah duka pada Jumat malam sekitar pukul 21.50 WIB, mengenakan setelan safari krem dan peci hitam. Turut mendampingi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Tanpa memberi keterangan kepada awak media, Presiden langsung meninggalkan lokasi setelah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Terkait penindakan hukum terhadap aparat yang terlibat, Prabowo sebelumnya telah angkat suara soal insiden ini melalui pernyataan resmi. Ia menyatakan kecewa dan terkejut atas tindakan aparat yang dianggap berlebihan.

"Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab," kata Prabowo dalam rekaman video yang diunggah melalui akun YouTube Sekretariat Presiden yang disaksikan di Jakarta, Jumat.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Temui orang tua Affan, Presiden Prabowo komitmen tegakkan keadilan

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025