Badung, Bali (ANTARA) - Jaringan restoran Ganesha Ek Sanskriti menghadirkan hidangan khas India yang telah disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali.
"Tidak sulit memasak makanan India karena beberapa bahannya juga bisa didapatkan di Indonesia," kata Chef Avtar S Rana di Tuban, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.
Meski demikian beberapa bahan terutama beras biryani dan bumbu rempah lain yang otentik India masih didatangkan langsung dari negara tersebut.
Selama 21 tahun menjadi juru masak, ia mengaku sejumlah menu khas India bagian utara dan selatan juga menjadi favorit orang Indonesia di jenama restoran itu.
Menu makanan itu di antaranya hidangan kaya rempah yaitu mutton rogan josh atau kari kambing yang dipadukan dengan yogurt.
Kemudian ayam mentega bertekstur lembut dipadukan dengan saus tomat, menu nasi biryani ayam dan kacang polong keju dalam saut tomat atau mattar paneer.
"Orang Indonesia suka dengan menu nasi biryani," ucap koki lulusan tata boga dari Institut Manajemen Hotel, Katering dan Nutrisi (IHM) Pusa di New Delhi, India itu.
Sedangkan hidangan khas Bollywood yang menjadi kudapan pembuka di antaranya samosa yaitu kue kering di dalamnya di antaranya berisi kentang dan kacang polong.
Kemudian camilan penutup dengan rasa manis di antaranya susu padat berbentuk bola atau gulab jamun hingga camilan berbahan dasar wortel atau gajar halwa.
Sementara itu, pendiri sekaligus pemilik jaringan restoran Shilpa Dave mengungkapkan kehadiran salah satu jaringan di terminal kedatangan international Bandara Ngurah Rai tersebut menjadi yang kedelapan di Bali, setelah sebelumnya di Kuta, Ubud, Sanur hingga Nusa Dua.
Saat ini, sudah ada 22 jaringan restoran tersebar di Jakarta, Yogyakarta dan Bali.
Banyaknya turis India berkunjung di Pulau Dewata membuat dirinya optimis melakukan ekspansi bisnis.
“Kami mengambil langkah ini untuk menyambut wisatawan India dan mancanegara saat mereka tiba maupun meninggalkan Bali," ucapnya.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026