Banda Aceh (ANTARA) - Perkumpulan Istri Karyawan Bank Aceh Syariah (PIKABAS) kembali melakukan aksi kemanusiaan dengan membawa bantuan logistik hingga menghadirkan layanan kesehatan gratis yang melibatkan dokter spesialis untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh.
"Aksi "PIKABAS Peduli" kali ini tidak hanya menyasar kebutuhan logistik dasar, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis dengan melibatkan tenaga dokter spesialis," kata Ketua Umum PIKABAS, Ernita Fadhil Ilyas, di Aceh Tamiang, Sabtu.
Aksi kemanusiaan ini sudah dimulai sejak Kamis (8/1) hingga hari ini, ditandai dengan pelepasan rombongan bantuan oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bapak Fadhil Ilyas, bertempat di area UMKM Expo, Lampineung, Banda Aceh.
Ernita menjelaskan, penyaluran bantuan ini dilakukan secara maraton menyisir titik-titik terdampak bencana mulai dari Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, hingga Panton Labu Kabupaten Aceh Utara.
Bantuan yang disalurkan dirancang untuk memenuhi berbagai aspek kebutuhan warga, mulai dari pangan, sandang, hingga pendidikan.
“Kami membawa amanah berupa paket sembako, perlengkapan sholat, perlengkapan tidur (kasur dan selimut), hingga kebutuhan khusus untuk anak-anak seperti snack dan perlengkapan sekolah agar mereka tetap semangat belajar meski di tengah kondisi sulit,” ujarnya.
Selain itu, kata Ernita, dalam aksi kali ini mereka ikut menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis oleh anggota PIKABAS yang berprofesi sebagai dokter spesialis. Sehingga masyarakat bisa langsung berkonsultasi medis di tenda pengungsian.
Ia menyadari, masalah utama pasca banjir salah satunya adalah kesehatan, maka dari itu, selain memberikan obat-obatan, mereka juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis dengan dokter spesialis.
"Kami ingin memastikan warga tidak hanya cukup pangan, tetapi juga kembali bugar untuk beraktivitas," kata Ernita.
Dalam kesempatan ini, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas mengapresiasi inisiatif PIKABAS tersebut, dan menekankan pentingnya peran keluarga besar Bank Aceh untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat terdampak.
“Saya berpesan kepada ibu-ibu PIKABAS, jadikan ini bukan sekedar tugas organisasi, melainkan bentuk pengabdian yang tulus. Bank Aceh tumbuh bersama masyarakat, maka saat masyarakat berduka, kita wajib hadir memberikan solusi," katanya.
"Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” demikian Fadhil Ilyas.
Sebagai informasi, rombongan PIKABAS bergerak dari Banda Aceh menuju Panton Labu melakukan penyerahan bantuan tahap awal bagi warga sekitar.
Selanjutnya, menuju Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Darul Mukhlisin di Karang Baru dan Desa Alur Cucur di Kecamatan Rantau Aceh Tamiang. Terakhir, ke Idi Rayeuk dan Desa Sahraja (Pante Bidari) untuk penyaluran bantuan dan silaturahmi dengan pengurus cabang setempat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk turut berkolaborasi dalam pemulihan wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, sejalan dengan semangat syariah yang menjunjung tinggi nilai tolong-menolong.
Pewarta: Rahmat FajriEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026