Banda Aceh (ANTARA) - Personel Polres Pidie Jaya bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan fasilitas publik, di antaranya jalan, yang terdampak banjir bandang akhir November 2025.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Rabu, mengatakan pembersihan jalan tersebut untuk memperlancar akses agar aktivitas masyarakat kembali normal pascabencana.
"Selama ini, jalan tersebut tertimbun lumpur material banjir. Gotong royong ini sebagai upaya Polri bersama masyarakat mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana," katanya.
Joko Krisdiyanto itu menyebutkan gotong royong pembersihan wilayah terdampak banjir dipusatkan di wilayah Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Selain jalan, personel yang terlibat bersama masyarakat juga membersihkan bangunan Yayasan Yatim Piatu Darul Aitam, Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu.
"Kegiatan meliputi pembersihan lumpur di halaman yayasan, fasilitas umum, lingkungan sekitar, serta mobiler yang terdampak banjir. Sedangkan pembersihan jalan menggunakan ekskavator mini milik Polres Pidie Jaya," katanya.
Joko Krisdiyanto menambahkan gotong royong tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Serta dukungan terhadap percepatan pemulihan daerah bencana.
Perwira menengah Polda Aceh mengatakan Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana.
"Keterlibatan Polri dalam kegiatan sosial kemasyarakatan juga bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah terdampak bencana," kata Joko Krisdiyanto.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026