Denpasar (ANTARA) -
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangli, Bali, menggenjot partisipasi publik untuk ikut mengawasi pemilu.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan pengawasan partisipatif dapat terpublikasikan dengan baik,” kata Ketua Bawaslu Bangli I Nengah Muliarta di Bangli, Bali, Rabu.
Untuk meningkatkan partisipasi publik, pihaknya menggandeng Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Bangli.
Muliarta menambahkan kolaborasi itu merupakan langkah krusial untuk memperluas jangkauan informasi mengenai pengawasan pemilu kepada masyarakat luas.
"Melalui dukungan Diskominfosan, kami berharap pesan-pesan edukasi pemilu dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat Bangli secara efektif dan akurat," ujar Muliarta.
Senada dengan Muliarta, Kepala Diskominfosan Kabupaten Bangli I Nyoman Murditha menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program publikasi Bawaslu.
Menurut dia, Diskominfosan berperan menjadi jembatan informasi antara lembaga negara dan masyarakat melalui saluran komunikasi yang dimiliki pemerintah daerah.
"Kerja sama ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung terciptanya Pemilu yang transparan dan demokratis di Kabupaten Bangli,” ucapnya.
Untuk itu, pihaknya memaksimalkan infrastruktur informasi dan komunikasi yang ada untuk mempublikasikan kegiatan pengawasan pemilu partisipatif.
Poin utama dalam kerja sama itu yakni publikasi pengawasan partisipatif dalam pemilu dan proses pemilihan.
Tujuannya, lanjut dia, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proses demokrasi salah satunya dengan memanfaatkan kanal informasi digital dan media komunikasi di bawah naungan Diskominfosan Bangli untuk sosialisasi pengawasan pemilu.
“Kami harap tingkat kerawanan pemilu dapat ditekan melalui pengawasan mandiri oleh masyarakat yang mendapatkan informasi dengan baik melalui platform media sosial maupun kanal berita resmi pemerintah daerah,” imbuhnya.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026