Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar, Bali menegaskan keberadaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Denpasar sebagai mitra strategis untuk menumbuhkan perekonomian.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kota Kadin Kota Denpasar di Denpasar, Rabu mengapresiasi kontribusi nyata Kadin selama ini.
Menurut dia, keberadaan Kadin tidak hanya sebagai wadah berhimpun para pengusaha, tetapi juga sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Denpasar dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan ekonomi untuk kemajuan Provinsi Bali pada umumnya dan Kota Denpasar khususnya.
"Kolaborasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi Denpasar. Maka, sebagai penunjang perputaran dan pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar, kita harus memastikan UMKM kita naik kelas, investasi semakin mudah, dan penciptaan lapangan kerja semakin terbuka bagi generasi muda di Kota Denpasar," katanya.
Arya Wibawa berharap Musyawarah Kota Kadin Kota Denpasar dapat menghasilkan keputusan dan program kerja yang membumi dan berdampak langsung pada peningkatan daya saing usaha di Kota Denpasar.
Arya Wibawa juga menyampaikan beberapa poin utama yang menjadi harapan bagi perkembangan ekonomi Kota Denpasar antara lain, penguatan daya saing lokal, perwujudan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, dan juga peningkatan sinergitas antara Kadin dan Pemerintah Kota Denpasar.
"Masukan konstruktif dari dunia usaha sangat kami butuhkan untuk penyempurnaan kebijakan, terutama terkait perizinan, infrastruktur, dan pengembangan SDM di Kota Denpasar," katanya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Denpasar Putu Arnawa mengemukakan tujuan Musyawarah Kota Kadin Kota Denpasar ini sendiri guna mencari ide dan pemikiran terkait dengan perkembangan ekonomi dan wirausaha di Kota Denpasar.
"Organisasi Kadin memiliki komitmen untuk mendorong lahirnya wirausaha baru. Kami juga berperan penting dalam menyampaikan aspirasi dunia usaha kepada pembuat kebijakan, termasuk memberikan masukan terhadap regulasi yang berdampak langsung pada sektor bisnis di daerah," katanya.
Musyawarah Kota Kadin Kota Denpasar ini sendiri, kata Putu Arnawa dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota Kadin Kota Denpasar, dan jajaran Kadin dari kabupaten lain di Bali.
Selain musyawarah bertukar ide pemikiran, kegiatan ini juga sekaligus untuk memilih kepengurusan yang baru.
"Kadin Kota Denpasar terus mendorong kolaborasi lintas sektor, mendukung program pembangunan pemerintah, serta membuka ruang dialog antar pemangku kepentingan demi terciptanya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026