Banda Aceh (ANTARA) - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengimbau masyarakat Aceh untuk tetap tenang dan tidak perlu ikut-ikutan demo yang bersifat anarkis seperti yang terjadi di Jakarta dan provinsi lainnya dalam beberapa hari ini.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh harap tenang semuanya. Kita tidak perlu ikut-ikutan seperti provinsi lain yang terjadi saat ini," kata Fadhlullah, di Banda Aceh, Sabtu.
Seperti diketahui, aksi unjuk rasa di Jakarta terjadi sejak 25 Agustus 2025 dengan tuntutan bubarkan DPR dan lainnya, demo tersebut akhirnya meluas ke berbagai provinsi, hingga berujung pada perusakan fasilitas publik serta telah menelan korban jiwa.
Karena itu, Fadhlullah mengimbau kepada masyarakat Aceh tidak perlu melakukan unjuk rasa karena Aceh berbeda dengan provinsi lainnya. Aceh memiliki kekhususan dan keistimewaan.
Ia mencontohkan, sebelumnya Aceh melakukan banyak aksi unjuk rasa ketika permasalahan empat pulau, dan kala itu daerah lainnya tidak ikut-ikutan demo seperti masyarakat Aceh.
Baca: FOTO - Demo nakes RSU Zainoel Abidin tuntut TPP
'Kemarin pas kejadian empat pulau kita demo, mereka (provinsi lain) tidak demo. Jadi, kita berbeda," ujarnya.
Di sisi lain, Fadhlullah menegaskan dirinya tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi, tetapi disampaikan dengan cara-cara yang aman dan damai serta sesuai ketentuan berlaku.
Apalagi, Aceh merupakan provinsi yang menerapkan syariat Islam. Sehingga, kalaupun ingin berunjuk rasa harus dengan cara aman damai, tidak perlu anarkis atau kasar.
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat Aceh, sesuai dengan arahan Pak Gubernur, masyarakat Aceh harap tenang semuanya, Insya Allah kita bisa melewati ini semuanya," demikian Fadhlullah.
Baca: Demo kantor Gubernur Aceh, massa tuntut kembalikan tanah Blang Padang
Pewarta: Rahmat FajriEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2025