Peringatan Hari Trisuci Waisak merupakan rangkaian untuk memperingati tiga peristiwa suci, yaitu hari lahir Pangeran Sidharta Gautama, saat pertapa Gautama mencapai penerangan sempurna, dan Hari Pari Nibbana Buddha Sakyamuni.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menggelar meditasi pada detik-detik Waisak yang berlangsung pukul 03.15.37 Wita.
Kemudian tepat pukul 10.00 Wita dilanjutkan dengan prosesi pemandian rupang Budha yang diiringi mantra-mantra oleh sejumlah umat dan biksu dengan berpakaian serba putih.
Biksu Vihara Budha Dharma, Bhante Badra Guna dalam renungan Waisak mengatakan, Sang Buddha mengajarkan kesederhanaan, kehidupan bersih yang mengekang kehidupan jahat.
"Sang Buddha selalu mengajarkan cinta kasih, simpati, dan kesemimbangan batin," ujarnya.
Selain itu, dia berharap pada perayaan puja bakti Waisak kali ini bisa berjalan aman dan lancar.
Dalam pelaksanaan puja bakti Waisak ini tidak ada yang beda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, namun Bhante Badra Guna bersama umatnya mendoakan agar kondisi Bali tetap aman dan damai. (WDY)
Pewarta: Oleh Wira Suryantala Editor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026