Banda Aceh (ANTARA) - Polres Aceh Selatan menggunakan mobil penyemprot air atau water cannon membersihkan jalan dari debu banjir guna mencegah penyakit inspeksi saluran pernafasan akut.
Wakapolres Aceh Selatan Kompol Edwin Aldro di Aceh Selatan, Sabtu, mengatakan penyiram badan jalan dari debu sisa banjir merupakan respons langsung terhadap rekomendasi dari petugas kesehatan Polri.
"Penyiraman dan pembersihan debu ini dilakukan untuk menghilangkan debu di jalan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan sehat. Kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk memastikan kualitas udara kembali layak bagi aktivitas warga," katanya.
Banjir melanda di beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Selatan menyisakan material lumpur tebal. Saat mengering, lumpur ini berubah menjadi debu yang beterbangan ketika dilintasi kendaraan, sehingga berisiko memicu penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Ia mengatakan penyemprotan dan pembersihan difokuskan di jalan protokol. Tujuan utama penyemprotan untuk menghilangkan tumpukan lumpur kering yang memicu polusi debu di sepanjang jalan utama Kabupaten Aceh Selatan.
"Unit Water Cannon guna menyisir jalan-jalan protokol. Penyemprotan air bertekanan tinggi ini efektif mengangkat sisa lumpur kering yang membandel dan menurunkan kadar debu di udara secara signifikan," katanya.
Selain pembersihan, Polres Aceh Selatan turut mengeluarkan himbauan kepada warga yang beraktivitas di luar rumah. Imbauan di antaranya selalu menggunakan masker saat berkendara atau berjalan di area terdampak.
"Serta meningkatkan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap perubahan kualitas lingkungan. Kami juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan selama masa pemulihan," kata Edwin Aldro.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026