Banda Aceh (ANTARA) - Kepolisian RI Resor (Polres) Pidie Jaya, Polda Aceh, mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak banjir pascabencana.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu di Pidie Jaya, Jumat, mengatakan percepatan pemulihan wilayah bencana bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu masyarakat terdampak banjir.

"Kami mengerahkan satu unit alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat proses pemulihan pasca bencana banjir. Kami berharap alat berat ini mempercepat pemulihan wilayah bencana," katanya.

Alat berat tersebut, kata dia, merupakan unit kedua yang dikerahkan ke daerah terdampak banjir bandang yang melanda Pidie Jaya pada akhir November 2025.

Sebelumnya, Polres Pidie Jaya mengerahkan satu unit ekskavator mini ke daerah terdampak banjir. Kedua alat berat tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembersihan lumpur yang selama ini menghambat aktivitas sosial masyarakat dan pendidikan anak-anak.

Pada tahap awal, kata Kapolres, ekskavator dikerahkan ke Yayasan Pendidikan Islam Ummul Ayman III di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Di lokasi tersebut, alat berat akan bekerja bersama ekskavator mini untuk membersihkan lumpur pascabanjir agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.

Ahmad Faisal menambahkan setelah pembersihan di lokasi pendidikan tersebut rampung, ekskavator dipindahkan ke lokasi lain yang juga membutuhkan penanganan serupa.

"Langkah cepat ini menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang senantiasa berdiri bersama warga dalam setiap situasi, termasuk saat menghadapi bencana," kata Ahmad Faisal Pasaribu.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026