Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh memfungsikan jembatan bailey yang menghubungkan Kabupaten Nagan Raya dengan Kabupaten Aceh Tengah di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, yang sebelumnya putus akibat terjangan banjir bandang.
“Saya berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh masyarakat,” kata Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan di Nagan Raya, Jumat.
Seperti diketahui, jembatan bailey ini memiliki panjang 30 meter dan lebar sepanjang 4,2 meter, dengan kapasitas beban maksimal 18 ton dan dibangun pemerintah untuk mengatasi akses transportasi masyarakat yang putus akibat bencana alam.
Bupati Teuku Raja Keumangan mengatakan pembangunan kembali jembatan ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin konektivitas wilayah, pemulihan ekonomi dan keselamatan masyarakat.
Dia menyebutkan, jembatan ini memiliki peran strategis sebagai urat nadi penghubung antar wilayah, penggerak sektor perdagangan, pertanian, serta akses pendidikan dan kesehatan.
Teuku Raja Keumangan meminta masyarakat agar jembatan tersebut di jaga bersama, serta menjadi simbol semangat kebangkitan, ketangguhan dan solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepda pemerintah pusat, pemerintah provinsi, jajaran pemerintah daerah, unsur teknis maupun masyarakat yang telah bersabar dan mendukung penuh pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.
Pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap risiko bencana, dengan perencanaan yang lebih adaptif, berbasis mitigasi dan memperhatikan aspek keberlanjutan.
“Kita menyadari bahwa perubahan iklim menuntut kita untuk membangun tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih tangguh dan lebih aman,” kata Bupati Teuku Raja Keumangan.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026