Banda Aceh (ANTARA) - Seorang remaja perempuan asal Gampong Matang Karieng, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Nurafni (16) ditemukan meninggal dunia diduga tenggelam di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya, Senin sore.
"Peristiwa ini bermula ketika korban meminta izin kepada ibunya, Syamsiah (40), untuk buang air besar di sungai yang berada di belakang rumah," kata
Kapolsek Seunuddon Polres Aceh Utara, Iptu Edi Suparman dalam keterangannya, di Aceh Utara, Senin.
Edi menjelaskan, ibu korban sempat mengingatkannya agar tidak berlama-lama di sungai tersebut. Lalu, karena korban tak kunjung kembali, ibunya bersama warga sekitar berupaya mencari.
Setelah itu, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri di sungai tersebut. Selanjutnya warga melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, dan dievakuasi ke Puskesmas setempat.
“Setibanya di lokasi, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.
Namun, lanjut Edi, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Pihaknya, tambah Edi, telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi TKP, mengevakuasi korban, berkoordinasi dengan tenaga medis, hingga menggali keterangan dari saksi dan keluarga korban.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni musibah. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan selanjutnya dibawa pulang untuk dimakamkan,” demikian Iptu Edi Suparman.
Pewarta: Rahmat FajriEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026