Badung (ANTARA) - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Bali, membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Upaya itu kami lakukan melalui program safari peluncuran bank sampah di wilayah Banjar Muncan, Kelurahan Kapal, Badung,” ujar Ketua TP PKK Badung Rasniathi Adi Arnawa di Mangupura, Jumat.
Ia mengatakan kegiatan itu merupakan tindak lanjut langsung dan upaya sosialisasi intensif terhadap program Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang telah sebelumnya diluncurkan oleh TP PKK Provinsi Bali dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.
Melalui kegiatan itu pihaknya berupaya membangkitkan semangat gotong royong yang tulus dan menumbuhkan budaya kebersihan yang dimulai dari tingkat lingkungan rumah tangga.
“Nantinya semangat untuk menumbuhkan budaya kebersihan ini kami harapkan dapat meluas ke skala banjar dan kelurahan secara keseluruhan,” kata dia.
Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan kegiatan gotong royong bersih-bersih dan pengelolaan sampah melalui bank sampah itu akan dilakukan secara rutin tepatnya pada hari Minggu pertama setiap bulannya.
Untuk menandai awal kegiatan, kulkul atau kentongan akan dibunyikan 15 menit sebelum jam 06.00 dengan pola khusus, yaitu lima ketukan sebanyak lima kali yang berfungsi sebagai tanda persiapan bagi masyarakat untuk memulai aktivitas bersih-bersih.
“Kulkul yang kami gunakan bukan hanya sebagai sarana komunikasi untuk memulai bersih-bersih, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya Bali yang kaya. Kulkul ini akan menandakan bahwa kami bersama-sama melakukan perawatan lingkungan sekitar," jelas dia.
Ia menambahkan kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat di wilayah tidak hanya kader PKK dan Posyandu.
“Mudah-mudahan dengan berjalannya program ini nantinya dapat terus meningkatkan kepedulian masyarakat tentang sampah dan kebersihan lingkungan,” pungkas Rasniathi Adi Arnawa.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026