Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Provinsi Aceh mengajak guru program studi bahasa asing di daerah itu untuk membiasakan  dan menerapkan komunikasi dengan  bahasa inggris dengan siswa di dalam kelas.

"Komunikasi dengan bahasa inggris yang dilakukan guru bersama siswa di dalam kelas akan mampu meningkatkan kemampuan siswa," kata Plt Kadisdikbud Aceh Besar,  Agus Jumaidi di Ingin Jaya, Kamis.

 Pernyataan itu disampaikan di sela-sela membuka Pendidikan dan Pelatihan  (Diklat) Pendekatan Deep Learning yang diikuti sebanyak 71 guru bahasa Inggris di Aceh Besar.

Ia menjelaskan dengan pembiasaan yang dilakukan oleh guru berkomunikasi dalam bahasa Inggris maka anak-anak akan lebih mudah memahami dan termotivasi belajar bahasa asing.

"Jika diterapkan secara terus menerus anak-anak juga akan menghafal banyak kosa kata guna memperkaya kemampuan dalam berbicara baik dengan guru dan sesama siswa," katanya.

Baca: USK petakan kemampuan mahasiswa kuasai bahasa asing

Ia berharap dengan penerapan komunikasi bahasa Inggris yang dilakukan guru-guru program studi khususnya akan melahirkan  generasi yang cakap berbahasa asing yang saat ini memang dibutuhkan.

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan  (Diklat) Pendekatan Deep Learning juga bagian meningkatkan kompetensi guru guna melahirkan peserta didik yang bermutu.

Ketua Asosiasi Guru Bahasa Asing (AGBA) Aceh Besar Yusriati  mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperdalam pemahaman dan penerapan Pendekatan Deep Learning kepada Guru Bahasa Inggris.

Ketua PGRI Aceh Besar, Munadi menambahkan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa asing guna melahirkan generasi Aceh Besar yang mampu memahami dan mengaplikasikan berkomunikasi bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari nantinya.

Baca: Gubernur: Bahasa cerminan jiwa bangsa



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2025