Badung, Bali (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Badung, Bali, meningkatkan kreativitas para pelaku UMKM sektor fesyen melalui kegiatan pelatihan desain mode.
“Melalui pelatihan ini kami berupaya meningkatkan kreativitas UMKM dalam pembuatan kebaya wanita dan kemeja pria khususnya yang berbahan kain endek,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Diskop UKMP Badung I Made Wirya Santosa di Mangupura, Kabupaten Badung, Selasa.
Ia mengatakan pelatihan itu dinilai penting bagi para pelaku UMKM di sektor fesyen untuk menghadapi perkembangan industri tersebut yang begitu cepat.
Menurut dia, kondisi itu menuntut para pelaku UMKM di Badung untuk terus berinovasi agar mampu menjawab kebutuhan pasar karena saat ini pakaian tidak hanya berfungsi menutup tubuh, melainkan juga menjadi simbol gaya hidup.
“Untuk itu kami mendorong para pelaku usaha mikro khususnya di bidang fesyen untuk dapat meningkatkan keterampilan sehingga mampu menghasilkan desain yang diminati konsumen,” kata dia.
Ppada pelatihan itu, pihaknya menggandeng Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, khususnya Program Studi Desain Mode, sebagai mitra dalam memberikan materi pelatihan.
Selama mengikuti pelatihan, para peserta didorong dapat mengembangkan keterampilan serta memperkaya ide rancangan busana, khususnya berbahan kain endek.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini para peserta sudah memiliki bekal yang cukup untuk kembali mengembangkan usahanya, dengan rancangan busana yang lebih diminati konsumen,” kata dia.
Baca juga: Pemkab Badung tingkatkan pemerataan fasilitas medis
Baca juga: Pemkab Badung promosikan produk UMKM di kawasan wisata Kuta
Baca juga: Pemkab Badung bagikan paket olahan ikan cegah stunting
Pewarta: Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026