Denpasar (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Layanan Disabilitas Dinas Sosial Kota Denpasar menggelar dua kegiatan inklusif secara serentak melibatkan 140 sahabat difabel di dua lokasi berbeda di Denpasar, Jumat dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty menegaskan momentum kemerdekaan menjadi pengingat semua warga memiliki peran yang setara dalam membangun kota.
Meski berbeda fokus, kedua kegiatan yakni edukasi lalu lintas dan asesmen, memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian penyandang disabilitas.
“Kegiatan ini bukan sekadar simbol peringatan kemerdekaan, melainkan langkah nyata mewujudkan Denpasar sebagai kota ramah dan terbuka untuk semua, termasuk sahabat difabel,” ujarnya.
Laxmy memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta difabel yang hadir.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti nyata semangat kemerdekaan di Denpasar tidak hanya dirayakan lewat seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan yang memperkuat inklusivitas dan kesetaraan bagi semua warganya.
“Kalian adalah bagian penting dari Denpasar, bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga subjek aktif pembangunan kota. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, kebahagiaan, dan semangat baru dalam menyambut kemerdekaan," katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pusat Layanan Disabilitas I Ketut Wardana menjelaskan di Taman Lalu Lintas Lapangan Lumintang, sebanyak 100 peserta difabel mengikuti pengenalan rambu lalu lintas yang digelar bersama Polresta Denpasar dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar.
Mereka mendapatkan edukasi langsung mengenai rambu dan tata tertib lalu lintas untuk mendukung mobilitas mandiri dan keselamatan sehari-hari.
Sementara di Kantor UPTD PLD, sebanyak 40 anak penyandang disabilitas mengikuti asesmen serentak yang melibatkan Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Wilayah Bali dan RSUD Wangaya Denpasar.
Asesmen ini memetakan kondisi psikososial dan kebutuhan khusus tiap anak sebagai dasar penyusunan program intervensi dan rehabilitasi sosial yang tepat sasaran.
“Kolaborasi lintas sektor seperti ini akan memperkuat upaya kita memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali," katanya.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026