Banda Aceh (ANTARA) - Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengenakan pakaian adat Aceh saat menghadiri penurunan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta secara virtual di Meuligoe Bupati setempat, Rabu.

Saat menghadiri penurunan Bendera sang merah putih tersebut Iswanto yang turut didampingi Pj Ketua TP PKK Aceh Besar, Cut Rezky Handayani ikut mengenakan peci kopiah Meukutop.

Pj Bupati Aceh Besar juga turut didampingi sejumlah unsur Forkopimda Aceh Besar.

Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, berlangsung lancar pada Rabu sore.

Anggota tim pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang dinamai Pancasila Sakti, Ayumi Putri Sasaki asal Jawa Timur, yang bertugas sebagai pembawa bendera setelah diturunkan melakukan tugasnya dengan baik saat menyerahkan bendera kepada Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara.

Prosesi penyerahan bendera kepada Presiden Jokowi yang berjalan lancar disambut tepuk tangan dari segenap hadirin dan tamu undangan Upacara Penurunan Bendera di halaman Istana Merdeka, ketika rombongan paskibraka bersiap kembali ke tempat mereka.

Sebelumnya, Bendera Sang Merah Putih diturunkan tanpa kendala oleh Arnold Steven Sinaga selaku Komandan Kelompok 8 yang mewakili Sulawesi Tenggara, Isra Mashel Arifin asal Banten sebagai pembentang bendera, dan Muhammad Rajwa Al Farizi selaku pengerek bendera.

Upacara Penurunan Bendera ditutup dengan laporan Komandan Wing (Danwing) 4 Lanud Atang Sendjaja Kolonel Pnb. Agni Prayogo bakal bertindak selaku Komandan Upacara kepada Presiden Joko Widodo.

Selepas Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ibu Wury Ma'ruf Amin meninggalkan lokasi, upacara dibubarkan dan dilanjutkan dengan arak-arakan pemindahan kembali Bendera Negara Sang Merah Putih dan Naskah Proklamasi dari Istana Merdeka menuju Monumen Nasional.



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2025