“Alhamdulillah kita tahun ini dapat membawa pulang juara dua dari cabang lomba Fahmil Quran putri. Sebelumnya kita belum pernah dapat di bagian Fahmil Quran," kata Plt Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang Salahuddin dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Minggu.
Selain itu, lanjut dia, pada cabang Tilawah putri, Sabang juga meraih juara harapan satu atas nama Amiratunnisa dan cabang Qiraah sab'ah remaja putri atas nama Marvirah yang mampu menjadi juara harapan dua.
"Meskipun belum memperoleh hasil yang maksimal, tapi ini merupakan sebuah kemajuan. Ini juga berkat (Training Center) TC yang sebelumnya kita gelar di Banda Aceh dan juga ketekunan dari para peserta kita," ujarnya.
Salahuddin juga mengatakan bahwa kalah dan menang dalam kompetisi merupakan hal yang wajar. Namun, yang paling penting adalah semangat dan motivasi dalam mempelajari dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan yang harus terus diterapkan.
"Tujuan utama kita adalah menghasilkan generasi Qurani. Kita telah berusaha semaksimal mungkin, tapi kalau masalah menang dan kalah itu tidak terlalu di fokuskan, jika menang itu merupakan bonus dan sebaliknya jika tidak mendapat hasil yang maksimal jangan berkecil hati dan kecewa," katanya.
Dia berharap, ke depan pembinaan MTQ kepada calon-calon peserta dapat lebih intensif, terutama di sekolah-sekolah dan juga khususnya di Pesantren Al-Mujaddin dan Al Hijrah agar pelatihan lebih maksimal dan hasil yang diinginkan dapat tercapai.
Pewarta: RilisEditor : Azhari
COPYRIGHT © ANTARA 2025