Banda Aceh (ANTARA) - Personel Polres Pidie bersama dan masyarakat membersihkan fasilitas pendidikan dari material banjir guna mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu di Pidie Jaya, Minggu, pembersihan fasilitas pendidikan dari material banjir merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap keberlangsungan proses belajar dan mengajar peserta didik dimulai 5 Januari 2026.
"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang terdampak banjir, sehingga dapat digunakan untuk proses belajar mengajar," katanya.
Kapolres mengatakan pemulihan fasilitas pendidikan tersebut berdasarkan surat telegram Kapolda Aceh tentang pemulihan pascabencana melalui gotong royong bersama Polri dan masyarakat.
Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dalam surat edarannya menetapkan proses belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan pada Senin (5/1) bagi sekolah yang telah dinyatakan layak.
"Polri dalam hal ini Polres Pidie Jaya siap membantu pembersihan sekolah-sekolah agar anak-anak dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan aman dan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan pascabencana," kata Ahmad Faisal.
Pembersihan fasilitas pendidikan tersebut juga melibatkan personel bawah kendali operasi (BKO) Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II.
Beberapa fasilitas pendidikan yang dibersihkan dari material banjir di antaranya di wilayah terdampak banjir akhir November 2025 yakni Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Selain fasilitas pendidikan, personel Polres Pidie Jaya bersama masyarakat juga membersihkan kantor pemerintahan desa, masjid dan meunasah, serta bangunan layanan umum lainnya.
"Polri berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat mempercepat pemulihan pascabencana. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan Polri kepada masyarakat," kata Ahmad Faisal Pasaribu.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026