Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk bekerja keras membantu memulihkan layanan publik di Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menekankan keberadaan para praja di Aceh Tamiang juga untuk memberikan dukungan moril bagi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Ia menyatakan Kemendagri akan mendukung pemulihan pascabencana bersama pemerintah daerah setempat.

"Kali ini kita buat apel untuk membangkitkan semangat, supaya sahabat-sahabat kita, teman-teman kita, Pak Bupati dan Forkopimda tidak merasa sendiri. Kemudian saudara-saudara kita di pengungsian tidak merasa sendiri," kata Tito.

Hal itu disampaikan Mendagri saat memimpin apel pembukaan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang.

Apabila proses pemulihan berlangsung cepat, kata Mendagri, tidak menutup kemungkinan para praja akan ditugaskan ke daerah lain yang juga terdampak bencana, seperti Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Gayo Lues.

Hal ini merupakan komitmen Kemendagri bersama seluruh pihak dalam mendukung pemulihan pascabencana.

"Terima kasih banyak, dan ke depan kita harus semangat terus. Inilah pengabdian, sekali lagi, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bisa mengabdi, memberikan dharma baktinya," ujar Mendagri.

Mendagri menjelaskan indikator keberhasilan pemulihan daerah terdampak bencana diukur dari tiga aspek, yakni berjalannya fungsi pemerintahan secara normal, terkoneksinya sarana publik, serta kembalinya aktivitas perekonomian masyarakat.

Dalam konteks ini, Tito mengapresiasi kiprah Kementerian Kesehatan dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah melakukan berbagai upaya untuk membantu pemulihan di daerah terdampak bencana.

"Saya paham betul Bapak Menkes bekerja sangat keras sekali, tapi biasa beliau bekerja tanpa kamera, tanpa ekspos. Padahal luar biasa, semua rumah sakit umum daerah di 52 yang terdampak hampir semuanya kembali normal," ujar Mendagri.

Senada dengan itu, Mendagri juga mengapresiasi langkah cepat Kementerian UMKM dalam mendampingi pelaku usaha terdampak bencana.

Melalui pendampingan intensif, aktivitas pasar, warung, toko, hingga restoran di sejumlah daerah mulai kembali berjalan.

"Beliau (Menteri UMKM) udah turun. Beliau [berada di lokasi bencana] bukan [hanya] sekarang ini, kemarin-kemarin udah turun ke lapangan dengan pasukan-pasukan beliau, tim pendamping untuk usaha UMKM," tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta jajaran Forkopimda se-Kabupaten Aceh Tamiang.



Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026