Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh menyatakan terus memastikan persediaan beras tercukupi di wilayah tengah Aceh salah satunya berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk memaksimalkan pasokan beras ke Aceh Tengah dan Bener Meriah.
"Pengangkutan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bencana alam dilakukan untuk membantu masyarakat di daerah terdampak," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir di Banda Aceh, Senin.
Ia menyebutkan pada Senin sebanyak 24 truk dikerahkan untuk mengangkut 96 ton beras CBP yang didistribusikan melalui jalur darat dari Gudang Bulog Ulee Blang Manee, Lhokseumawe, menuju Gudang Bulog Blang Kolak II, Takengon.
Baca: Posko Bener Meriah telah salurkan 339 ton beras untuk korban bencana
M Nasir yang juga Ketua Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh mengatakan, Pemerintah Aceh terus mendorong Perum Bulog agar menjaga stabilitas jumlah stok beras di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tengah dan Bener Meriah, mengingat kebutuhan masyarakat yang meningkat pascabencana.
Selain pengiriman melalui jalur darat, sebelumnya Pos Komando Tanggap Darurat juga telah meminta Bulog agar menyalurkan bantuan beras melalui jalur udara sebagai langkah antisipasi akibat akses darat terputus.
"Bantuan terus kita maksimalkan penyaluran ke korban terdampak bencana di seluruh Aceh," kata Nasir.
Ia menambahkan distribusi bantuan untuk Aceh Tengah hari ini ke sebagian wilayah dilakukan lewat udara. Sejumlah helikopter membawa bantuan ke Kecamatan Linge, Silih Nara serta Bintang.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah Aceh pastikan persediaan beras di wilayah tengah tercukupi
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026