Aceh Timur (ANTARA) - Polres Aceh Timur memfokuskan pemulihan trauma anak-anak pascabanjir di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 tersebut.
"Pascabanjir, perhatian kami tidak hanya pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga pada kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Kami ingin memastikan mereka kembali ceria dan tidak dihantui rasa takut ketika hujan turun," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi di Aceh Timur, Jumat.
Ia mengatakan program pemulihan trauma anak-anak pasca banjir di antaranya dilakukan di Gampong Kabu, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur.
Dalam program tersebut, kata dia, tim Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Aceh Timur mengemas kegiatan pemulihan trauma dengan pendekatan humanis melalui permainan edukatif, bernyanyi bersama, interaksi ceria, serta pembagian bingkisan.
"Metode ini efektif mencairkan suasana dan perlahan mengembalikan senyum anak-anak korban banjir, sehingga mereka dapat melupakan trauma akibat bencana tersebut," katanya.
Baca: Tim Polres Lhokseumawe hibur anak korban bencana di pengungsian
Wajah-wajah ceria terlihat jelas saat anak-anak mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Tawa dan canda menggantikan rasa cemas yang sempat mereka rasakan pasca bencana.
Warga Gampong Kabu juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Aceh Timur. Warga terdampak bencana menyebutkan pemulihan trauma dibutuhkan karena dampak banjir masih dirasakan hingga kini.
"Warga menyampaikan ketakutan anak-anak saat hujan deras. Warga menyampaikan berterima kasih atas kehadiran Polres Aceh Timur memberi ketenangan bagi anak-anak dan orang tua," kata Irwan Kurniadi.
Kapolres menyebutkan program pemulihan trauma merupakan komitmen Polres Aceh Timur dalam menjalankan peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
"Polri tidak hanya dalam aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga kepedulian kemanusiaan pascabencana melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Timur," kata Irwan Kurniadi.
Baca: Polda Aceh kirim tim trauma healing ke lokasi bencana banjir
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026