Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengganti jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, yang selama ini dijabat oleh dr Ilum Anam kepada dr Akbar Siregar sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pergantian jabatan ini kami lakukan setelah direktur sebelumnya dokter Ilum Anam mengundurkan diri karena faktor kesehatan. Beliau tidak bisa terlalu lelah bekerja, karena faktor kesehatan yang tidak mendukung,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi kepada ANTARA di Meulaboh, Rabu sore.
Meski sudah mengundurkan diri dari jabatan direktur, kata Tarmizi, dr Ilum Anam masih tetap bekerja di rumah sakit dan bergabung dengan tim khusus bupati bidang kesehatan, untuk menyusun roadmap kesehatan Aceh Barat ke depan untuk memajukan kesehatan di daerah ini.
Bupati Tarmizi mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga telah menunjuk dr Akbar Siregar sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, guna memimpin rumah sakit milik pemerintah daerah setempat.
Ia menyebutkan penunjukan dr Akbar Siregar karena berbagai pertimbangan, diantaranya berdasarkan hasil kajian dan masukan dari dewan pengawas rumah sakit, dan dari pihak manajemen dan tim lainnya.
“Dokter Akbar merupakan dokter senior di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh dan pernah menjadi direktur rumah sakit sakit di periode 2012-2018 lalu,” kata Tarmizi.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap penunjukan jabatan direktur baru tersebut, nantinya dapat meningkatkan pelayanan dan kualitas kesehatan bagi masyarakat yang berobat di rumah sakit milik pemerintah daerah.
Beberapa bulan sebelumnya, Bupati Aceh Barat Tarmizi juga telah merombak struktur manajemen di rumah sakit mulai dari dewan pengawas, kabid, wakil direktur juga sudah dilakukan pergantian.
Manajemen yang baru kami beri target untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat, untuk menjadikan rumah sakit menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Aceh Barat dengan pelayanan prima.
“Semua tenaga medis kami minta bersatu, sefrekuensi, sepemahaman dalam satu tujuan bersama melayani pasien dengan baik dan di internal rumah sakit menjadi satu keluarga besar RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh,” demikian Tarmizi.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026