Pelaksana Harian Kepala Lapas Kerobokan, Kusbiyantoro di sela rapat koordinasi dengan anggota DPRD Bali, BNN Bali dan kepolisian di Denpasar, Senin, mengatakan peralatan pendukung untuk pengawasan lapas sangat diperlukan, karena saat ini hanya mengandalkan metal detektor.
"Bagi pengunjung atau penjenguk ke Lapas Kerobokan dalam melakukan pemeriksaan hanya menggunakan metal detektor. Tidak ada lagi peralatan yang lebih canggih," katanya.
Ia mengatakan sebelum terjadi kebakaran sempat memiliki peralatan X-Ray. Pada peristiwa kebakaran itu peralatan tersebut ikut juga ludes terbakar.
"Peralatan X-Ray tersebut dahulu bantuan dari pemerintah pusat, sehingga setiap barang yang dibawa oleh pengunjung terlebih dahulu masuk pendeteksi tersebut. Sehingga barang yang dibawa pengunjung bila mencurigakan bisa dilakukan penggeledahan," ujarnya.
Sedangkan sekarang, kata dia, pihak petugas Lapas Kerobokan untuk melakukan pemeriksaan barang-barang yang dibawa pengunjung hanya mengandalkan secara manual dengan meraba barang yang dibawa itu.
"Yang namanya memeriksa manual pasti tidak bisa secara sempurna. Bisa saja pengunjung itu lebih licik untuk memasukkan barang yang dilarang dibawa ke lapas," katanya.
Oleh karena itu, kata Kusbiyantoro, pihaknya berharap pemerintah untuk membantu peralatan guna membantu kinerja para petugas di lapas. Karena peralatan yang lebih canggih sangat dibutuhkan di Lapas Kerobokan, karena penghuninya semakin bertambah.
"Kami perlu peralatan canggih untuk mengawasi keberadaan lapas tersebut. Karena itu kami mohon pemerintah membantu pengadaan peralatan tersebut," katanya.(WDY)
Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026