Banda Aceh (ANTARA) - Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi memberikan dukungan untuk pemulihan sistem kelistrikan Aceh yang terdampak akibat banjir yang melanda kawasan itu, kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh Eddi Saputra.

“Kami menyampaikan apresiasi bahwa dukungan TNI AU dan Kodam Iskandar Muda, menjadi elemen kunci dalam pembukaan akses, pengamanan lokasi, hingga percepatan distribusi material tower yang dikirim dari berbagai daerah,” katanya di Banda Aceh, Jumat.

Ia menjelaskan ratusan personel gabungan dari unit-unit PLN di seluruh Indonesia, didukung Kodam Iskandar Muda, TNI AU, dan BPBA dapat mempercepat pendistribusian material serta penanganan di titik tower roboh yang aksesnya sangat menantang.

Kolaborasi TNI, BPBA, serta Kodam Iskandar Muda (IM) memperkuat proses pemulihan secara gotong royong, dari proses pengangkutan material tower pengganti, mobilisasi hingga proses pengerjaan perbaikan di lokasi terdampak.

Banjir yang disebabkan tingginya intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang melanda Aceh mengakibatkan 12 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) rubuh dan dua tower SUTT mengalami kerusakan di sejumlah lokasi.

Baca: Update bencana Aceh, PLN bangun lima tower listrik darurat

Tim gabungan dilengkapi dengan perlengkapan keamanan, peralatan kerja berat, perlengkapan pendakian menara, hingga material emergency restoration system untuk pembangunan tower darurat di titik-titik paling kritis.

Setelah material berhasil dikirim menggunakan pesawat herkules, saat ini seluruh kekuatan bergerak bersama Pemerintah Daerah Aceh agar pemulihan kondisi kelistrikan dapat berlangsung cepat, aman, dan terkoordinasi.

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyatakan siap berkolaborasi bersama PLN dalam percepatan pemulihan kelistrikan Aceh.

“Kodam Iskandar Muda akan terus mendukung percepatan pemulihan kelistrikan ini. Prajurit kami siap membantu membuka akses, mengamankan lokasi, dan memastikan distribusi material berjalan lancar. Pemulihan listrik sangat penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan Pemerintah Aceh melalui BPBA membantu PLN dengan cara melakukan asesment risiko berdasarkan Peta Risiko Bencana Aceh dan data radar cuaca yg didapat dari BMKG.

Dengan demikian petugas teknis PLN benar benar dapat informasi yang berguna untuk keselamatannya. BPBA, membantu sepenuhnya pihak PLN dalam memulihkan suplai energi listrik di Aceh.

Baca: Banjir rusak jaringan listrik sebagian wilayah Aceh padam



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2025