Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyantuni 400 orang yatim dalam momentum Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW dipusatkan di Kompleks Kantor Bupati Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue.
“Santunan kepada 400 anak yatim ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Nagan Raya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekdakab Nagan Raya Zulkifli dalam keterangan diterima Jumat.
Menurutnya, santunan dalam bentuk uang tunai tersebut diberikan agar para yatim dapat membeli berbagai kebutuhan yang dibutuhkan, termasuk mendukung kegiatan pendidikan mereka.
Melalui santunan ini, pemerintah daerah berharap dapat terus berbagi kepada sesama, dan menjadikan momentum maulid akbar untuk meningkatkan silaturahmi sesama muslim.
Wakil Bupati Nagan Raya, Aceh, Raja Sayang mengatakan peringatan maulid bukan sekadar ritual tahunan, melainkan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh, khususnya di Nagan Raya.
Baca: Golkar santuni anak yatim syukuran 2 dekade perdamaian Aceh
“Peringatan maulid adalah momentum spiritual, sosial, dan budaya yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan Nabi Muhammad SAW bukan hanya seorang rasul, tetapi juga pemimpin besar dengan teladan kepemimpinan yang penuh kedamaian, keadilan, kebijaksanaan, dan kasih sayang.
“Beliau menunjukkan bahwa pemerintahan yang baik harus dibangun di atas nilai kejujuran, amanah, musyawarah, dan keberpihakan kepada rakyat. Nilai-nilai tersebut sangat relevan bagi kita dalam menjalankan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya,” jelasnya.
Raja Sayang mengatakan peringatan Maulid Nabi di Aceh memiliki ciri khas kaya nilai budaya karena tradisi khas seperti “Idang Meulapeeh” (Hidangan Berlapis) dan “Bu Kulah” (Nasi Bungkus Daun Pisang) dalam hidangan khas Aceh masih terus dilestarikan di daerah.
Dia menjelaskan tradisi tersebut bukan sekadar bentuk kegembiraan menyambut kelahiran Rasulullah SAW, melainkan identitas budaya dan karakter masyarakat Nagan Raya.
“Pemkab Nagan Raya berkomitmen terus mendukung kegiatan keagamaan dan budaya agar tetap hidup serta diwariskan kepada generasi muda,” imbuhnya.
Baca: Disdik: 93.397 anak yatim segera terima bantuan pendidikan
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2025