Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit TNI dari Koramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara dan Yon Arhanud 5/CSBY membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir luapan dan arus deras di dua desa dalam Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, Kamis sore.

"Bersama prajurit, kita mengevakuasi warga terjebak banjir di Desa Punteut dan Desa Meunasah Pulo, Kecamatan Sawang," kata Danramil Kapten Inf Syamsul Hamdani, di Aceh Utara, Kamis.

Proses evakuasi warga tersebut dengan menggunakan satu unit perahu karet (LCR). Jumlah masyarakat yang dibantu sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) dari Desa Meunasah Pulo dan empat KK dari Desa Punteut.


Baca juga: Update Bencana Aceh: Darurat Bencana Ditetapkan, 22 meninggal, 20.759 orang mengungsi

Mereka dievakuasi untuk dibawa ke lokasi pengungsian yakni ke masjid dan mushala di desa masing-masing. 

"Prajurit juga membantu warga dengan kondisi khusus seperti sakit patah tulang, lansia, dan balita berhasil juga berhasil dievakuasi dengan selamat," ujarnya.

Selain itu, kata Danramil, personel TNI juga ikut membantu mengatur lalu lintas di jalan yang tergenang. Dan, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir di dua desa tersebut.

"Kita menghimbau kepada warga terdampak untuk segera meninggalkan rumah dan akan dievakuasi ke tempat yang lebih aman," demikian Kapten Inf Syamsul Hamdani.

Sebagai informasi, Aceh diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama sejak sepekan terakhir, dan sampai laporan terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir sudah merendam 16 dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Khusus di Aceh Utara, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir telah merendam 27 kecamatan di sana dengan ketinggian air sekitar 30-80 centimeter, berdampak pada 2.028 KK/3.690 jiwa dan 438 KK/1.444 jiwa mengungsi.


Baca juga: Update bencana Aceh, Tim Basarnas evakuasi 140 korban banjir



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025