Banda Aceh (ANTARA) - PT Pema Global Energi (PGE)  memastikan tangki penyimpanan kondensat F-2101 milik Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang dioperasikan oleh perusahaan tersebut telah padam pada Rabu, (26/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

Api akhirnya padam setelah lebih dari 24 jam berkobar.

‎"Alhamdulillah saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan saat ini upaya pendinginan tetap kita lakukan dan yang terpenting kebakaran ini tidak menimbulkan korban, dan tidak berdampak terhadap masyarakat sekitar maupun terhadap fasilitas lain di Kilang Arun Point B," kata Field Manager PGE, Agung Widyantoro dalam keterangan tertulis di Banda Aceh, Rabu.

Tangki penyimpanan kondensat PT Pema Global Energi (PGE) yang berada di kawasan Blang Lancang, Lhokseumawe terbakar pada Selasa (25/11/2025) subuh dan saat ini api telah padam.


Baca juga: Kebakaran tangki kondensat PGE di Lhokseumawe masih berkobar, diperkirakan padam saat tengah malam

Ia menjelaskan  setelah proses pendinginan selesai, perusahaan akan fokus pada investigasi penyebab terjadinya kebakaran dan upaya recovery plan tercepat yg bisa dilakukan untuk menjaga produksi.

‎‎Menurut Agung, proses pemadaman dibantu sepenuhnya oleh sejumlah tim dan armada pemadam perusahaan yang berada di sekitar lokasi, di antaranya Perta Arun Gas, Medco, TPI, Pertamina Hulu Energi NSO dan Pupuk Iskandar Muda, juga dengan bantuan sepenuhnya dari tim dan armada pemadam dari pemerintah daerah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

‎‎"Mewakili manajemen PGE, saya menyampaikan terima kasih sebesar besarnya atas segala bantuan dan telah berjuang bersama-sama mengendalikan kondisi darurat kebakaran ini,” kata Agung.


Baca juga: PGE: kebakaran tangki penyimpanan kondensat di Lhokseumawe tak pengaruhi operasional



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025