Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menemui pimpinan DPR Aceh dalam rangka membangun koordinasi terkait revisi UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

"Tugas saya ke sini adalah, kami berkoordinasi dengan ketua dan wakil ketua serta para anggota (DPR Aceh) menyampaikan bahwa usulan dari DPRA untuk merevisi UUPA sedang diproses dan berjalan, dibahas di DPR RI," kata Djamari Chaniago, di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikan Djamari Chaniago kepada awak media usai melaksanakan pertemuan dengan pimpinan DPR Aceh, di kantor DPR Aceh, Kota Banda Aceh.


Baca juga: Ketua Baleg DPR RI tegaskan dana Otsus Aceh wajib diperpanjang

Dirinya menyampaikan, terkait proses revisi UU Pemerintahan Aceh tersebut sejauh ini tidak ada hambatan yang kemudian dipermasalahkan, semua pihak memiliki pandangan sama.

"Tidak dapat persoalan yang rumit disitu, karena kita punya pandangan yang sama, titik berangkat yang sama dan tujuan yang sama, jadi segalanya mudah," ujarnya.

Menurutnya, proses pembahasan revisi UUPA tersebut berjalan baik dan dimudahkan. Bahkan, sebelumnya ia juga sudah pernah dimintai pendapat atau masukan oleh DPR RI mengenai perubahan UU tersebut.

Dari pertemuan dengan pimpinan DPR Aceh, lanjut dia, mereka tidak terlalu banyak membicarakan permasalahan tersebut, khusus yang pokoknya saja, dan sudah dapat diselesaikan.
 
"Ada hal utama yang pokok sudah kami selesaikan, itu sama pandangan di DPR RI. Tampaknya begitu (proses revisi UUPA berjalan lancar)," kata Jenderal TNI (Purn) Djamari.

Untuk diketahui, Pemerintah Aceh dan DPR Aceh telah mengajukan perubahan UUPA yang kini sudah dalam pembahasan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Terdapat delapan pasal dan satu pasal tambahan. 

Mengenai pembahasan revisi UUPA tersebut, Baleg DPR RI juga telah menjaring masukan berbagai pihak, mulai dari para tokoh perdamaian Aceh, hingga menjajal pendapat dari tokoh, akademisi serta ulama Aceh.


Baca juga: Baleg DPR RI tampung masukan revisi UUPA dari akademisi dan tokoh masyarakat Aceh



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025