Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe menyatakan telah membuka posko pengaduan bencana alam guna mempercepat penanganan.
"Kami telah membuka posko di Kantor BPBD dan masyarakat dapat menghubungi langsung nomor pengaduan bencana," kata Kabid Kedaruratan, Damkar dan Logistik BPBD Kota Lhokseumawe, Rudi Irawan dihubungi di Banda Aceh, Selasa malam.
Ia menjelaskan pembukaan posko tersebut merupakan bagian untuk percepatan penanggulangan bencana menyusul tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu selama sepekan terakhir.
"Curah hujan sangat tinggi dalam sepekan terakhir dan ada gampong/desa di tiga kecamatan ikut terendam banjir," katanya.
Baca juga: 110 rumah di Langsa terendam banjir kiriman dari lahan sawit PTPN
Ia mengatakan ada beberapa gampong dalam tiga kecamatan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Blang Mangat, Banda Sakti dan Muara Dua.
Menurut dia saat ini masih menunggu data terbaru dari seluruh kecamatan terkait perkembangan banjir akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah itu.
"Informasi sementara belum ada masyarakat yang mengungsi dan untuk ketinggian air di setiap gampong berbeda-beda," katanya.
Pihaknya juga terus memantau dan ikut berkoordinasi dengan instansi terkait untuk upaya penanggulangan bencana alam banjir yang melanda daerah itu.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi," katanya.
Baca juga: Pemerintah Aceh percepat distribusi logistik bencana
Pewarta: M IfdhalEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025