Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 2.591 jiwa dari 647 kepala keluarga (KK) di sejumlah desa terdampak banjir luapan sungai, akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Aceh Singkil sejak pekan lalu.
"Total sementara yang terdampak banjir di Aceh Singkil sebanyak 647 KK/2.591 jiwa," kata Plt Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, di Banda Aceh, Kamis.
Fadmi menyampaikan, berdasarkan laporan BPBA, musibah banjir di Aceh Singkil terjadi sejak Rabu pagi (19/11), bencana ini disebabkan karena curah hujan tinggi hingga meluapnya sungai Lae Cinendang dan Lae Soraya.
Hingga hari ini, banjir di sana telah merendam 10 gampong (desa) dari lima kecamatan di kabupaten setempat, hingga merusak infrastruktur jalan hingga terendamnya fasilitas pendidikan.
Baca juga: BPBD: Sebanyak 3.698 rumah di Aceh Timur terendam banjir
Dirinya menyebutkan, adapun daerah yang dilanda banjir tersebut yakni Gampong Cingkam Kecamatan Gunung Meriah (warga terdampak dalam pendataan, dan di Gampong Tanah Merah dengan masyarakat terdampak 45 jiwa dari 15 KK.
Kemudian, Gampong Kampung baru Kecamatan Singkil Utara dengan warga terdampak 831 jiwa dari 83 KK. Selanjutnya Gampong Butar Kecamatan Kuta Baharu (dalam pendataan).
Selanjutnya, air merendam lima desa di Kecamatan Singkil, yaitu di Gampong Rantau Gedang dengan warga terdampak 678 jiwa dari 175 KK. Lalu, Gampong Teluk Rumbia (1.127 jiwa dari 262 KK).
Kemudian, Gampong Kilangan Dusun 3 Impres (420 jiwa/112 KK), dan Gampong Kuta Simboling (dalam pendataan) serta Gampong Pea Bumbung (jalan mitigasi bencana).
Terakhir, banjir juga merendam Gampong Lipat Kajang Kecamatan Simpang Kanan, warga terdampak dalam pendataan.
"Kalau untuk pengungsi, ada sebanyak
11 KK di Gampong Kampung Baru, tetapi saat ini para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing," ujarnya.
Selain rumah warga, lanjut Fadmi, musibah banjir ini juga telah menimbulkan dampak material yakni terputusnya jalan antar Kecamatan Gunung Meriah - Singkohor.
Kemudian, terendamnya SDN Kampung Baru, TPA Ilman Nafian Gampong Kampung Baru, serta merendam sejumlah jalan penghubung antar desa. Bahkan, jalan mitigasi bencana di Gampong Pea Bumbung juga terendam.
Ia menambahkan, saat ini tim BPBD Kabupaten Aceh Singkil telah menurunkan TRC ke lokasi banjir. Dan di beberapa titik airnya sudah mulai surut, tetapi sejumlah desa juga masih dalam rendaman banjir.
"Saat ini, jalan mitigasi bencana di Desa Pea Bumbung masih terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Kondisi cuaca di Aceh Singkil masih diguyur hujan," demikian Fadmi Ridwan.
Baca juga: Banjir genangi pemukiman warga hingga asrama TNI di Lhokseumawe, begini respon Danrem Liliwangsa
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025