Banda Aceh (ANTARA) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta dukungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh untuk rencana pengerjaan pengerukan muara sungai di provisi itu.
"Sebanyak 95 persen kuala dangkal dan perlu dilakukan pengerukan agar para nelayan dapat dengan mudah mencari ikan tanpa harus menunggu pasang surut," kata Muzakir Manaf di pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Nanang Agus Sutrisno di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.
Baca juga: Pemkab Aceh Barat butuh dukungan atasi pendangkalan sungai
Ia menjelaskan dirinya juga telah menghubungi langsung Kepala BPKP Pusat guna menyampaikan permasalahan yang ada di Aceh khususnya untuk pembangunan muara sungai guna memudahkan nelayan mencari rejeki.
"Saat ini nelayan habis waktu di laut menunggu kapan air pasang agar mereka bisa kembali dan begitu juga saat akan berangkat," katanya.
Menurut dia dukungan dari BPKP Aceh khususnya sangat dibutuhkan karena dalam pelaksanaanya para investor akan ikut andil bagian. Di mana sedimen yang ada akan diangkut para investor.
"Artinya, material yang mengendap di muara sungai akan dibersihkan dan tidak ada lagi hasil pengerukan menumpuk di lokasi. Para investor sudah siap, kami berharap bisa diberikan pendampingan dan pengawasan agar pelaksananya berjalan sesuai ketentuan," katanya.
Pihaknya meyakini dengan dukungan dan pendampingan yang diberikan BPKP Aceh, upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan akan terwujud seiring dengan tersedianya akses yang mudah keluar masuk dari muara sungai.
Ia menambahkan bapak Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk membenahi seluruh muara sungai yang ada di Aceh.
Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP , Setya Nugraha mengatakan siap memberikan pendampingan dan mengawal efektivitas pembangunan di provinsi ujung paling barat Indonesia itu berjalan sesuai dengan ketentuan.
"Kami siap bersinergi dengan seluruh Forkopimda di Aceh dan berbagai instansi guna mewujudkan Aceh sejahtera," katanya.
Ia juga berpesan kepada Kepala BPKP Perwakilan Aceh untuk dapat mendukung Gubernur Aceh dan seluruh mitra kerja sehingga sinergi terbangun lebih baik lagi di masa mendatang.
Baca juga: Nelayan di Aceh Jaya tidak bisa melaut akibat pendangkalan kuala
Pewarta: M IfdhalEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2025