Buleleng, Bali (ANTARA) - Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja, Bali memperbaiki layanan akademik di kampus itu untuk mengejar akreditasi unggul.
"Kami mendorong percepatan reakreditasi sebanyak 10 program studi yang masa berlakunya berakhir pada 2026," kata Rektor IAHN Mpu Kuturan Prof I Gede Suwindia di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa.
Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya memperbaiki dan memastikan kualitas layanan akademik tetap terjaga, seiring transformasi kelembagaan dari sekolah tinggi menjadi institut.
Suwindia menjelaskan, akreditasi memiliki dampak langsung terhadap mutu pembelajaran, kepercayaan masyarakat, serta daya saing lulusan di dunia kerja dan pendidikan lanjutan.
“Akreditasi adalah cermin kualitas layanan akademik. Masyarakat menaruh harapan besar pada perguruan tinggi negeri, dan itu harus dijawab dengan pengelolaan program studi yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujar Suwindia.
Menurut dia, proses akreditasi tidak boleh dipandang sebatas kewajiban administratif, melainkan sebagai evaluasi menyeluruh terhadap kinerja institusi.
Oleh karena itu, lanjut dia, keterlibatan aktif dosen dan tenaga kependidikan di setiap program studi menjadi faktor penentu.
“Jika ingin meningkatkan kualitas layanan akademik, maka perbaikan harus dimulai dari program studi. Di sanalah kualitas lulusan dibentuk berbasis pada profil lulusan masing-masing program studi,” imbuhnya.
Pihaknya saat ini terus memantau kinerja Tim Klinik Akreditasi yang telah melakukan pengecekan awal terhadap kesiapan masing-masing program studi yang akan menjalani reakreditasi pada 2026.
“Dengan kondisi SDM dan infrastruktur yang semakin membaik pascatransformasi menjadi institut, kami merasa optimistis target enam program studi meraih akreditasi unggul dapat dicapai. Namun, ini tetap membutuhkan kerja kolektif dan konsistensi dari seluruh tim program studi,” ujar dia.
Pascatransformasi dari sekolah tinggi menjadi institut, IAHN Mpu Kuturan Singaraja juga meningkatkan tata kelola dan manajemen tridharma perguruan tinggi.
IAHN Mpu Kuturan terus melakukan penataan kebijakan akademik yang terintegrasi, peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran, penguatan riset berbasis luaran dan isu strategis keumatan, serta optimalisasi pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.
Upaya tersebut didukung oleh transformasi digital layanan akademik, pengembangan kapasitas dosen (tugas belajar) dan tenaga kependidikan, serta penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan penjaminan mutu berkelanjutan guna mewujudkan perguruan tinggi Hindu yang unggul.
Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA PurnomoEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026