Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diproyeksikan naik mengikuti penguatan bursa saham global.

IHSG dibuka menguat 42,27 poin atau 0,63 persen ke posisi 6.778,36. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,53 poin atau 0,9 persen ke posisi 957,68.

Analis Samuel Sekuritas Lionel Priyadi dalam kajiannya di Jakarta, Rabu, mengatakan, investor di Amerika Serikat menyambut baik laporan keuangan sejumlah emiten yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Nasdaq naik lebih dari 3 persen, diikuti oleh indeks S&P 500 2,8 persen dan indeks Dow Jones 2,4 persen.

"Kami berharap sentimen positif ini akan menular ke pasar Asia, termasuk Indonesia," ujar Lionel.

Investor di pasar negara maju tampaknya cukup optimistis dengan perkembangan ekonomi dalam 24 jam terakhir. Di Zona Euro, investor menyambut baik kemungkinan Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga sebesar 50 bps.

Beberapa laporan media menyebutkan bahwa salah satu anggota dewan eksekutif ECB Philip Lane akan membuat proposal resmi untuk kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan 21 Juli mendatang. Akibatnya, indeks saham dan imbal hasil obligasi di Zona Euro menguat.

Pasar komoditas, kecuali energi, tidak mampu mempertahankan rebound kuat yang terjadi pada 18 Juli lalu.

"Hal itu memperkuat keyakinan kami untuk mengurangi posisi pada sektor komoditas. Bahkan, pasar energi pun masih belum dapat diperkirakan arahnya karena masalah geopolitik di Ukraina," kata Lionel.
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026